Skip to content

Shalat Dhuha saat Mendung

Januari 30, 2010

assalamu’alaikum yaa ustadz,,

Bagaimanakah jika melaksanakan shalat dhuha ketika cuaca mendung, padahal biasanya matahati sudah setinggi tombak pada waktu itu?

riza
rizz_alzabar@yahoo.co.id

wa’alaikumussalam wr. wb.

Memang pada masa Nabi saw pelaksanaan ibadah shalat selalu diukur dengan matahari. Hal ini bukan berarti di Arab tidak pernah mendung. dan hal ini pula ketika mendung bukan berarti para shahabat tidak bisa melaksanakan ibadah.

Dalam keadaan mendung, seseorang bisa memperkirakan datangnya waktu shalat dengan mempertimbangkan jangka waktu antara satu keadaan dengan keadaan yang lain. Misalnya antara terbit matahari dengan dluha, diukur dengan suatu aktifitas. Apabila diyakini bahwa dengan suatu aktifitas tertentu lalu waktu dluha telah tiba, maka ia boleh melaksanakan shalat dluha, meskipun tidak melihat matahari yang setinggi tombak itu.

Untuk masa sekarang, seseorang bisa menggunakan bantuan jam.

Allahu a’lam bish-Shawab

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: