Skip to content

Tergesa-gesa menuju Masjid

Desember 10, 2009

Soal:
Bolehkah kita tergesa-gesa pergi ke masjid ketika adzan telah dikumandangkan, dosa atau tidak?
Adi Satya priambodo, 8G MTs

Jawab:
Adab berjalan menuju masjid adalah berjalan dengan tenang dan penuh kakhusyu’an, sebagaimana disebutkan di dalam hadis;

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ إِذَا ثُوِّبَ لِلصَّلاَةِ فَلاَ تَأْتُوهَا وَأَنْتُمْ تَسْعَوْنَ وَأْتُوهَا وَعَلَيْكُمُ السَّكِينَةُ فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا فَإِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا كَانَ يَعْمِدُ إِلَى الصَّلاَةِ فَهُوَ فِى صَلاَةٍ

Dari Abu Hurairah bahwa Nabi saw bersabda : “Apabila kamu telah diseru untuk shalat, maka janganlah berangkat dengan berlari-lari, tetapi pergilah kamu ke tempat shalat itu sedang kamu harus tenang dan bersikap sopan, apa yang kamu dapatkan (dari shalatnya Imam), maka shalatlah kamu (seperti itu) dan apa yang kamu tertinggal sempurnakanlah, karena sesungguhnya seorang dari kalian apabila sudah berniat untuk pergi shalat maka ia berada di dalam shalat”. [HR Muslim]

Dalam beramal, tidak selayaknya kita berfikir dosa atau tidak. Berpikir apakah suatu amal itu berdosa atau tidak akan menyebabkan seseorang kurang bersemangat dalam beribadah. Jika kita hendak mencari kebaikan dan keutamaan, di mana kita ketahui ada keutamaan maka harus segera diraih. Telah jelas kebaikan berjalan ke masjid dengan tenang dan sopan, maka dalam berjalan menuju masjid pun laksanakanlah dengan tenang dan sopan, tidak dengan bergurau, tetapi serius seperti kalau kita sudah shalat.

Agar bisa melaksanakan tuntunan Rasulullah, kita perlu memperhatikan lingkungan. Di dalam lingkungan pesantren yang jumlah santrinya banyak, sedangkan fasilitas terbatas, maka kita harus memiliki kiat khusus supaya tidak terburu-buru dalam berangkat ke masjid. Kita harus bisa mengatur waktu sedemikian rupa, bagaimana menghindari antrian wudlu dan hambatan-hambatan lain yang menyebabkan terburu-buru. Singkat kata, berusahalah untuk datang di masjid sebelum adzan dikumandangkan, in sya’Allah tidak akan terburu-buru.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: