Skip to content

Agar Shalat Khusyu’

Desember 10, 2009

Soal:
Ustadz, apa tips agar khusyu’ dalam shalat?
Arjun 7 H

Jawab:
Shalat khusyu’ adalah tanda kesempurnaan iman seseorang, sebagaimana firman Allah;

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ * الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ

Telah beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang di dalam shalatnya mereka khusyu’ (al-Mukminun:1-2)

Selain itu jika orang bisa khusyu’, maka shalat akan terasa ringan, sebagaimana firman Allah;

وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

Dan sesungguhnya ia (shalat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’ (al_baqarah:47)

Karena itulah banyak orang merindukan shalat khusyu’.
khusyu’ artinya adalah tenang dan merendahkan diri. Demikianlah yang diungkapkan oleh ibnu Taimiyah. Adapun shalat khusyu’ artinya adalah shalat yang disertai dengan perasaan merenahkan diri di hadapan Allah, dan dilaksanakan dengan tenang dan tuma’ninah.
Agar dalam shalat bisa khusyu’, ada beberapa hal yang harus diperhatikan;

1- Melakukan persiapan dengan sebaik-baiknya. Banyak hal yang termasuk ke dalam persiapan shalat ini, di antaranya; menirukan adzan, membaca doa setelah adzan, menyempurnakan wudhu sertai doanya, memakai pakaian yang bersih, membaca dzikir pergi ke masjid dengan tenang dan tiada tergesa-gesa, menanti imam dan meluruskan shaf serta merapatkannya.

2- Tuma’ninah dalam mendirikan shalat.

3- Tadabbur (merenungkan) arti ayat yang terbaca juga bacaan dzikir lainnya. Tadabbur tidak akan didapatkan kecuali dengan mengetahui arti apa yang dibaca. Dan agar sempurna tadabburnya, maka dalam membaca ayat hendaklah pelan dan sepotong-sepotong.

4- Mengarahkan pandangan ke tempat sujud. Dan jangan memandang ke langit

Nabi bersabda:

إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ فِي الصَّلَاةِ فَلَا يَرْفَعْ بَصَرَهُ إِلَى السَّمَاءِ

“Jika salah seorang di antara kalian sedang shalat, maka janganlah mengangkat pandangan matanya ke langit (ke atas).” (HR. Imam Ahmad).

5- Membaca dzikir-dzikir yang masyru’ setelah shalat. Karena bisa menolong untuk meneguhkan pengaruh khusyu’ dalam hati dan menguatkan barakah shalat yang telah dihasilkan.

6- Jangan lakukan shalat di dekat hidangan yang menggiurkan. Atau di depan gambar-gambar

7- Hindarkan shalat dalam keadaan menahan buang air maupun menahan kantuk.

8- Janganlah melakukan gerakan yang tidak perlu di dalam shalat.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: