Skip to content

Hukum Parfum Beralkohol

Oktober 10, 2009

Soal
Kalau menggunakan parfum beralkohol itu boleh atau tidak?


Jawab:
banyak orang beranggapan bahwa al-kohol itu najis, karena termasuk ke dalam barang yang haram. Penyebab Alkohol diharamkan adalah karena menyebabkan mabuk (hilang akal), sebagaimana firman Allah.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ * إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ [المائدة:91]

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). (Al-Maidah:90-91)

Pada ayat ke-90 Allah menjelaskan larangan khamr. Khamr terdiri dari berbagai macam, prinsipnya adalah memabukkan. Jika ada sesuatu yang pada umumnya bersifat memabukkan, maka hal itu dinamakan khamr, sebagaimana hadis nabi

كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ وَكُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ

Segala sesuatu yang memabukkan adalah khamr, dan semua yang memabukkan adalah haram. (HR Muslim)

Hadis ini menjelaskan illah diharamkannya khamr, yaitu karena memabukkan.

Sedangkan pada ayat ke-91 dijelaskan salah satu dari hikmah diharamkannya khamr, yaitu untuk menghhindarkan permusuhan dan jauh dari mengingat Allah. Terjadinya permusuhan sesama kaum muslimin dan jauhnya dari mengingat Allah itu akan terjadi dengan terjadinya hilang akan (mabuk). Saat mabuk itu akal tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga emosi meningkat dan permusuhan akan lebih banyak terjadi. Demikian pula orang mabuk akan lebih jauh dari mengingat Allah.

Adapun alkohol yang ada di dalam parfum, kita mesti melihat. Apakah parfum itu menyebabkan mabuk atau tidak. Jika parfum tersebut bisa menyebabkan mabuk dengan menciumnya maka jelas parfum itu haram. Tetapi jika parfum itu tidak menyebabkan mabuk, maka parfum itu boleh digunakan. Sebab adanya larangan berkaitan dengan mabuk. Maka jika sesuatu tidak menyebabkan mabuk tentu tidak diharamkan.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: