Skip to content

Apa sih Dosa, itu?

April 7, 2009

Soal
Ustadz, saya masih belum jelas tentang dosa, dosa apakah yang tidak bisa diampuni oleh Allah?


Jawab;

Dosa adalah bahasa indonesia, yang diangkat dari bahasa sansekerta. Maknanya adalah perbuatan yang melanggar aturan agama. Dalam bahasa Arab, kata dosa sinonim dengan kata adz-dzanbu, al-itsmu, al-jarm atau al-ma’shiyyatu.

Manusia adalah makhluk yang tidak akan pernah lepas dari dosa. Dan selama ia masih hidup, semua dosa bisa diampuni asalkan ia bertaubat dengan taubat yang sesungguhnya (taubat nashuha).

Jika manusia mati belum bertaubat, ada dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah, yaitu dosa syirik, sebagaimana firman Allah

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia Telah berbuat dosa yang besar. (An-Nisa’48)

Para ahli tafsir menjelaskan, kata ” Allah tidak akan mengampuni dosa syirik” maksudnya adalah jika mati dalam keadaan syirik dan tidak bertaubat ketika hidupnya. Pemahaman ini didukung dengan hadis-hadis nabi di antaranya adalah

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : قَالَ اللهُ تَعَالَى : يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَاكَانَ مِنْكَ وَلاَ أُبَالِي، يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوْبُكَ عَنَانَ السَّماَءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ، يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطاَياَ ثُمَّ لَقِيْتَنِي لاَ تُشْرِكْ بِي شَيْئاً لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً [رواه الترمذي وقال حديث حسن صحيح ]

Dari Anas radia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: Allah ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, sesungguhnya Engkau berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka akan aku ampuni engkau, Aku tidak peduli (berapapun banyaknya dan besarnya dosamu). Wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu (sebanyak) awan di langit kemudian engkau minta ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni engkau. Wahai anak Adam sesungguhnya jika engkau datang kepadaku dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian engkau menemuiku dengan tidak menyekutukan Aku sedikitpun maka akan Aku temui engkau dengan sepenuh itu pula ampunan “ (Riwayat at-Tirmizi dan dia berkata : haditsnya hasan shahih).

Secara jelas hadis ini menunjukkan, betapapun besar dosa seseorang Allah akan mengampuninya, jika ia mati dalam keadaan tidak menyekutukan Allah. Sehingga dosa syirik yang tidak diampuni adalah syirik yang dilakukan oleh seseorang dan ia mati sebelum bertaubat kepada Allah.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: