Skip to content

Sikap ketika Diajak Selamatan oleh Orang Tua

April 6, 2009

Soal:
Bagaimana saya harus bersikap ketika orangtua saya mengajak saya untuk mengikuti selamatan, padahal saya sudah mengetahui bahwa selamatan itu bid’ah, tetapi orangtua saya memaksa dengan alasan shilaturrahim keluarga?


Jawab
Sikap seorang anak kepada orang tuanya adalah hormat dan patuh. Tetapi dalam masalah kepatuhan ini, dengan catatan tidak melanggar ketentuan Allah. Jika keinginan orang tua bertentangan dengan salah satu ajaran Islam, maka tidak ada kepatuhan, sebagaimana diseutkan di dalam hadis

لاَ طَاعَةَ فِى مَعْصِيَةِ اللَّهِ إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِى الْمَعْرُوفِ

Tidak ada ketaatan di dalam kema’siatan, ketaatan itu hanyalah ada dalam hal-hal yang baik (HR Abu Dawud)

Selamatan, dalam pandangan syari’at bisa dimasukkan ke dalam tindakan bid’ah. Sebab masyarakat yang melakukan merasa sebagai sebuah ritual, yang akan mendekatkan diri kepada Allah, padahal Rasulullah saw tidak megajarkanya. Sebagai sebuah amal bid’ah, maka selamatan termasuk juga ke dalam kema’siatan. Maka, jika seorang anak diajak untuk mengikuti selamatan hendaklah tidak mentaatinya, sebagaimana ditunjukkan di dalam hadis di atas.

Meskipun tidak taat kepada orang tua dalam hal maksiat, seorang anak harus tetap menghormati mereka. Ketika orang tua mengajak kita melakukan bid’ah, sesunguhnya dilatarbelakangi karena ketidaktahuan mereka. Atau karena syubhat (kerancuan) dalam pengetahuan mereka tentang bid’ah, sehingga menganggap bid’ah itu sebagai suatu kebaikan. Karena itulah kewajiban seorang anak kepada orang tuanya dalam hal ini adalah memberitahu dengan cara yang sebaik-baiknya bahwa perbuatan itu tidak ada tuntunannya dari Rasul saw.

Namun jika mereka tidak mau menerima penjelasan kita dan tetap memaksakan kehendaknya, janganlah mengikuti keinginannya tetapi cara menolaknya harus diungkapkan dengan sopan. Selain itu seorang anak harus tetap menjaga adab seorang anak kepada orangtuanya. Firman Allah

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik (Luqman;15)

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: