Skip to content

Bolehkah Memohon Panjang Umur

Maret 29, 2009
tags: , , ,

Soal
Assalamu’alaikum wr. wb
Ustadz yang saya hormati, saya ingin bertanya;
Apakah boleh kita berdo’a kepada Allah untuk dipanjangkan umurnya? Padahal umur kita kan sudah dituliskan Allah di lauhul Mahfudz
(Yofita NA, X2 SMA)


Jawab
Walaikumussalam;
Yang telah ditetapkan dan dicatat oleh Allah bukan hanya umur seseorang. Allah telah mencatat empat hal ketika mansuia ada di dalam rahim seorang ibu;

عَنْ عبد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رَضِي اللَّه عَنْه قَالَ : حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ إنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقَه فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا نُطْفَةً ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يُبْعَثُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ وَيُؤْمَر بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ بِكَتبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِه وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَمْ سَعِيدٌ فوَاللهِ الَّذِى لَا اِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى لَا يَكُونُ بَيْنَهَا وَبَيْنَهُ إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُ النَّارَ وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهَا وَبَيْنَهُ إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا (رواه البخاري و مسلم)

“Dari Abdullah bin Mas’ud ra berkata: “Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya seorang diantara kamu berada di dalam rahim ibunya selama 40 hari dalam bentuk setetes mani, lalu menjadi segumpal darah , lalu mejadi seonggok daging. Lalu Allah mengutus Malaikat supaya meniupkan ruh ke dalamnya. Lalu Malaikat itu diperintahkan dengan 4 hal ; menentukan rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya dan sengsara atau bahagia. Demi Allah sesungguhnya salah seorang diantara kamu melakukan perbuatan ahli surga sehingga seakan-akan jarak antara dia dan surga itu hanya satu hasta, lalu seperti yang sudah ditentukan iapun melakukan perbuatan ahli neraka sehingga ia masuk kedalamnya. Dan sesungguhnya salah seorang diantara kamu melakukan perbuatan ahli neraka sehingga seakan-akan jarak antara ia dan neraka hanya satu hasta lalu seperti yang sudah digariskan iapun melakukan perbuatan ahli surga sehingga ia masuk kedalamnya”. (HR Bukhari dan Muslim).

Lebih dari sekedar empat hal, bahkan Allah telah menuliskan seluruh peristiwa yang terjadi di muka bumi ini, sebagaimana firmanNya;

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُمْ مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ

Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. tiadalah kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, Kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan. (al-An’am:38)

Penjelasan di dalam ayat maupun hadis menyebutkan bahwa segala sesuatu telah ditaqdirkan oleh Allah. Termasuk ke dalam yang telah ditetapkan adalah; usia, rizki, bahagia dan sedih, serta amal. Meskipun demikian kita tetap diwajibkan berdo’a dan berusaha mencari rizki. Demikian juga masalah usia, meskipun sudah ditaqdirkan oleh Allah kita tetap diizinkan berdo’a memohon panjang usia. Allahu a’lam

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: