Skip to content

Agar Shalat Malam Terasa Mudah

Maret 26, 2009

Soal:
Bagaimana caranya supaya di saat tahajjud kita bisa menangkis/meninimalisisr godaannya, seperti susah bangun dan rasa kantuk


Jawab:
Shalat malam adalah sebuah ketaatan yang berat, untuk bisa menjalankannya dibutuhkan usaha keras dan kemauan yang kuat. Adapun kiat-kiat agar kita merasa ringan dalam menjalankan shalat malam, bisa dibagi menjadi usaha dhahiriyyah dan usaha bathiniyyah

Yang dimaksud dengan usaha dahiriyaah adalah melakukan upaya-upaya terhadap faktor-faktor luar diri kita agar mendukung keinginan kita untuk mudah bangun malam, di antaranya adalah

1-Menghindari terlalu banyak makan dan minum, sebab orang yang kebanyakan makan dan minum akan mudah merasa ngantuk. hingga dengan mudah terserang kantuk dan amat berat untuk bangun. Umar bin Khotob ra berkata, “Jauhilah olehmu perut kenyang karena sesungguhnya itu yang memberatkan hidup kalian dan yang menyebabkan busuk ketika mati.” Sedangkan Luqman pernah memberi nasihat kepada anaknya, “Wahai anakku, jika perut sudah penuh maka pikiran akan tidur dan anggota badan kalian akan lemah untuk beribadah.”

2- Tidak terlalu memforsir tenaga di siang harinya dengan pekerjaan-pekerjaan yang melelahkan sehingga melemahkan anggota badan, sedang hasilnya adalah terlelapnya diri dalam tidur berlebihan di malam harinya.

3-Membiasakan tidur di tengah siang (Qoilulah) meskipun hanya sebentar, semua itu guna menjaga stamina dalam mengerjakan sholat malam. Sabda Rasulullah saw

اسْتَعِينُوا بِطَعَامِ السَّحَرِ عَلَى صِيَامِ النَّهَارِ وَبِالْقَيْلُولَةِ عَلَى قِيَامِ اللَّيْلِ

“Mohonlah pertolongan (kepada Alah) dengan makan sahur untuk puasa di siang hari, dan (mohonlah pertolongan kepada Allah ) dengan tidur di siang hari untuk qiyamullail (bangun beribadah di malam harinya).”

4-Menjauhi perbuatan maksiat karena akan mengeraskan hati dan menghalangi datangnya Rahmat. Orang yang memiliki dosa tidak akan bergairah untuk sholat malam dan. Ada seseorang bertanya kepada Hasan al-Basri, ” Wahai Aba Sa’id, semalam saya tidak disibukkan apapun dan saya sangat senang melaksanakan sholat malam serta mempersiapkan diri dengan berwudlu’ sebelum tidur , namun kenapa saya tidak bisa bangun dimalam hari ? beliau menjawab, “Sebab kamu masih membawa dosa.”

5- Memakan makanan halal, dan menjauhi makanan haram (yang dilarang). jika seorang hamba senantiasa memelihara dengan teliti akan kehalalan makanan yang akan dimakannya maka dia akan ringan dalam mengerjakan sholat malam. Sahl bin Abdillah at-Tastary rh berkata, “Barang siapa yang makan makanan halal maka secara otomatis dia cenderung beramal untuk taat kepada Allah.

Adapun yang dimaksud dengan usaha bathiniyyah adalah memperkuat aspek dasar di dalam diri kita agar muncul keinginan yang kuat untuk melakukan shalat malam. Di antaranya adalah;

1- Memahami dan memikirkan keutamaan–keutamaan sholat malam melalui pemahaman terhadap ayat-ayat al-Qur’an dan Hadits serta kisah-kisah yang terserat di dalamnya. Pemahaman terhadap keutamaan itu akan mendorong seseorang untuk mengerjakan sholat malam dan merasa mudah dalam mengerjakannya.
2- Menanamkan rasa takut menghadapi pedihnya siksa di akherat kelak. Orang yang mampu menanamkan rasa takut ini maka dia akan ringan meninggalkan tidurnya di atas ranjang, dan digantinya dengan bermunajat kepada rabbnya agar diselamatkan dari siksa yang mengerikan.

Allahu a’lam bish-shawab

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: