Skip to content

CARA MEMBACA AL-QUR’AN

Maret 1, 2009

Soal;
Assalamu’alaikum wr. wb

1- Ustadz, seandainya saat membaca al-Qur’an dari pertengahan surat tanpa membaca basalah boleh ndak?

2- Kalau membaca al-Qur’an tanpa bersuara boleh atau tidak?
(Faisal Ridla Sakti, 7 Aksel)

Jawab;
Wa’alaikumussalam wr wb

1- Ulama’ ahli tajwid menyatakan bahwa membaca basmalah sebelum membaca al-Qur’an hukumnya sunnah, khususnya di awal surat, kecuali basmalah di awal surat al-Fatihah dan awal surat at-Taubah. Di awal surat al-Fatihah membaca basmalah wajib, karena basmalah adalah bagian dari surat al-Fatihah. Dan membaca basmalah di awal surat at-Taubah haram, karena rasulullah saw tidak mengajarkan membaca basamalah di awal surat at-Taubah.

Adapun membaca basmalah di tengah surat itu mubah. Maka ketika membaca al-Qur’an dari tengah-tengah surat, setelah ta’awwudz boleh dengan basmalah, tidak membaca basmalah juga boleh.

2- Membaca al-Qur’an tentu disertai dengan suara, dengan itu kita bisa menilai kualitas bacaan berdasarkan kepada aturan tajwid. Membaca tanpa suara, namanya membaca di dalam hati. Sebaiknya membaca al-Qur’an dengan suara, meskipun tidak keras dan hanya terdengar oleh telinga sendiri. Apalagi di dalam shalat, membaca al-Qur’an dan bacaan lain harus diikuti dengan lisan, tidak cukup hanya di dalam hati. Rasulullah saw melarang shalat dengan membaca di dalam hati sehingga mulutnya diam dan ditutup rapat-rapat.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنِ السَّدْلِ فِي الصَّلَاةِ وَأَنْ يُغَطِّيَ الرَّجُلُ فَاهُ

Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw telah melarang tindakan as-sadlu (memanjangkan kain) dalam shalat dan juga melarang seseorang menutupi mulutnya.(HR Abu Dawud)

2 Komentar leave one →
  1. danang panji kumoro permalink
    Juni 8, 2009 5:33 pm

    asslm.ust bagaiman hukum membaca Al-Quran dengan cepat dan bagaiman cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar

    ————-
    waslm alikm
    Membaca al-Qur’an cepat itu boleh asal benar, sesuai dengan aturan dalam tajwid. Tentunya hal ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang telah mahir dalam membaca al-Qur’an.

    Adapun cara membaca yang baik dan benar itu adalah dengan mengikuti tata aturan di dalam ilmu tajwid. Lebih teknis lagi, perlu belajar di bawah asuhan seorang guru atau ustadz. Sebab tanpa tuntunan seorang ustadz, kadang-kadang seorang merasa bacaan sudah baik meskipun sebenarnya masih salah.

  2. pipit permalink
    September 5, 2010 5:19 am

    kalau membaca bismilah di awal surat at taubah hukumnya haram,sebaiknya kita mmbaca apa sebelum membaca surat at taubah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: