Skip to content

Meniup Makanan

Februari 19, 2009

Soal;

Assalamu’alaikum wr. wb

Ustadz, Apakah kita boleh meniup makanan dan minuman? Mohon dijelaskan dalilnya. (Ismi 7E)

Jawab

Wa’alaikumus salam wr. wb

Salah satu adab dalam makan dan minum adalah tidak meniup makanan dan minuman yang masih panas. Di antara hadis-hadis yang menjelaskan larangan meniup makanan adalah;

عن أَبي سعيد الخدري رضي الله عنه : أنَّ النَّبيَّ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَن النَّفْخ في الشَّرَاب ، فَقَالَ رَجُلٌ : القَذَاةُ أراها في الإناءِ ؟ فَقَالَ : (( أهرقها )) . قَالَ : إنِّي لا أرْوَى مِنْ نَفَسٍ وَاحدٍ ؟ قَالَ : (( فَأَبِنِ القَدَحَ إِذَاً عَنْ فِيكَ )) رواه الترمذي ، وقال : (( حديث حسن صحيح )) .

Dari Abu Said al-Khudri r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. melarang meniup dalam minuman. Ada seorang lelaki berkata: “Ada kotoran mata yang saya lihat di dalam wadah itu.” Beliau s.a.w. bersabda: “Alirkanlah – sehingga kotoran itu hilang.” Orang itu berkata lagi: “Sesungguhnya saya ini belum merasa puas minum dari sekali nafas.” Beliau s.a.w. lalu bersabda: “Kalau begitu singkirkanlah dulu wadahnya itu dari mulutmu – dan bernafaslah di luar wadah.” (HR at-Tirmidzi dan beliau mengatakan, hadis ini Hasan Shahih)

وعن ابن عباس رضي الله عنهما : أنَّ النبيَّ صلى الله عليه وسلم نهى أن يُتَنَفَّسَ في الإناءِ أَوْ يُنْفَخَ فِيهِ . رواه الترمذي.

Dari Ibnu Abbas ra, “Bahwasanya Nabi saw melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”. (HR. At-Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Larangan-larangan di dalam hadis tersebut difahami sebagai makruh, bukan haram

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: